Travel Journal Tana Toraja – Day 3

Kami terbangun dari tidur sekitar pukul 09.15 pagi. Di depan rumah, Tomy dan Immanuel telah siap untuk mengantar kami untuk berdarmawisata di Toraja. Karena merasa bangun terlambat, kami segera mandi secara bergiliran. Empat puluh lima menit telah berlalu, kami telah siap untuk jalan-jalan. Untuk hari ini, Tomy mengajak kami untuk melihat-lihat di Pasar Kerbau di... Continue Reading →

Iklan

Travel Journal Tana Toraja – Day 2

Waktu telah menunjukkan pukul 08.30 WITA, pagi telah menyambut kami di Rumah Tomy. Saya dan Amir terbangun karena kami telah tidur cukup lama. Tidak banyak yang beraktivitas di pagi hari. Memang, menurut keterangan dari Tomy, warga sekitar di Tana Toraja biasanya mulai beraktivitas dari pukul 09.00 pagi hingga 20.00 malam. Saya langsung mengambil pakaian dan... Continue Reading →

Travel Journal Tana Toraja – Day 1

Waktu menunjukkan pukul 04.00 WIB. Saya dan teman saya, Amir, duduk di pesawat Lion Air dengan rute Jakarta (CGK) - Ujung Pandang (UPG). Pesawat yang kami naiki adalah Boeing 737-900 ER (Extended Range). Perjalanan akan memakan waktu selama dua jam dan dua puluh lima menit, dengan estimasi keterlambatan dua jam, yang membuat kami akan tiba... Continue Reading →

Testbed 01 – Ch.9: What Lies Behind The Curtain

Malam telah tiba. Aku berada di jendela, duduk bersandar di kusen jendela. Ditemani dengan bintang-bintang gemerlap, fenomena aurora, dan bulan-bulan di angkasa, suasana berubah menjadi syahdu. Sebelumnya, Astrid menyuruhku untuk tidur di kamar pasien yang ada di ujung klinik, karena ia biasa melakukan pemeriksaan pasien di kamar sebelahnya. Aku teringat akan kewajibanku untuk melaksanakan shalat.... Continue Reading →

Testbed 01 – Ch. 8: Culture Shock

Astrid menghentikan langkahnya dan menundukkan kepalanya, memegang erat-erat keranjang pikniknya. Ia terdiam berdiri di depanku. Suasana yang pada awalnya ceria berubah menjadi suram, walaupun kondisi cuaca tidak berubah. Sepertinya aku salah dalam melontarkan pertanyaan. Pertanyaan yang seharusnya tidak dijawab, dilontarkan dari mulutku secara tidak sengaja. Aku ingin meminta agar jangan memaksakan diri untuk menjawabnya, namun... Continue Reading →

Testbed 01 – Ch. 7: Losing One

"Kamu diperbolehkan tinggal di sini dan memperbaiki pesawat. Namun, pesawatmu akan disita sebelum kamu mengganti biaya kerusakan ladang milik Giselle." Ucapan yang dikeluarkan melalui mulut Astrid tersebut mengguncang pikiranku. Aku merasakan keguncangan batin yang membuat seluruh pikiranku menjadi tidak berarah. Kesal, sedih, bahagia, tanya, semua menjadi satu. Layaknya sebuah kelompok tanpa seseorang yang memimpinnya, semuanya... Continue Reading →

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑